HONEYPOT
Apa itu honeypot?
Secara cepat, ketika kita diajukan pertanyaan diatas, pasti benak
kita akan mengarah pada salah satu tokoh kartun favorit yang selalu membawa
bejana besar berisi penuh dengan madu didalamnya, ya benar “Winnie the Pooh”.
Namun, dalam dunia computer, tentu honeypot
memiliki makna yang sangat berbeda.
Honeypot adalah:
- "Dalam komputer terminologi, honeypot adalah perangkap yang difungsikan untuk mendeteksi, menangkal, atau bahkan melawan usaha penggunaan sistem informasi secara tidak sah."
Definisi
teknis dari Wikipedia.com
- "Honeypot adalah salah satu alat keamanan yang berguna untuk mendeteksi adanya pengintai, penyerang atau pengganggu."
Definisi
dari Governmentsecurity.org
Tujuan penggunaan honeypot?
Menurut Wepopedia.com, honeypot sengaja
menjebak hacker kedalam sistem dengan
beberapa tujuan:
- Administrator dapat melihat aktifitas hacker saat mengeksploitasi kelemahan sistem, sehingga bisa dijadikan bahan acuan bagian mana dari sistem yang lemah dan perlu dirancang ulang.
- Dapat dengan mudah menangkap dan menghentikan hacker yang mencoba untuk mendapatkan akses root pada sistem.
- Dengan mempelajari kegiatan hacker tersebut, diharapkan dapat mendesain sistem dengan lebih baik agar kebal dari serangan hacker untuk kedepannya.
Jenis honeypot?
Meskipun sebagian besar honeypot
memiliki tujuan umum serupa, honeypot
mempunya fungsi yang berbeda. Menurut Windowsecurity.com, ada dua jenis utama dari honeypot:
- Production – disini honeypot berguna dalam menganalisa dan menangani resiko yang akan terjadi.
- Research – sarana penunjang keamanan sistem operasi komputer dengan cara mempelajari bentuk ancaman yang terjadi.
Wikipedia, mempunyai daftar teknis jenis-jenis honeypot. Kunjungi Wikipedia.com
untuk informasi lebih lanjut.
Honeypot secara umum
terbagi menjadi beberapa kategori tergantung dari nilai interaksi dari honeypot itu sendiri, diantaranya:
- honeyd (interaksi rendah) – berlisensi GPL dan melakukan simulasi struktur jaringan besar hanya pada satu host.
- mwcollect, nepenthes (interaksi medium) – mensimulasikan honeypot saat terinfeksi malware.
- Spam honeypots – honeypot yang dibuat oleh administrator untuk menemukan kegiatan spammer.
- E-mail trap – alamat e-mail yang digunakan sedemikian rupa hanya untuk menerima spam, dengan kata lain dianggap sebagai spam honeypot.
Etika penggunaan honeypot?
Penggunaan honeypot
memicu kontroversial dari berbagai pihak meskipun dianggap legal, jadi sebenarnya
seberapa etiskah penggunaannya?
Beberapa ahli menganggap honeypot
adalah tindakan penjebakan, dan menurut M.E.
Kabay, penulis ‘Liability and
ethics of honeypots’,
"
As for entrapment, although this is not a legal problem, this does not mean that the way a honeypot
entices attackers is not unethical."
Hal tersebut mendapat penyangkalan, jika mengarahkan seseorang
untuk melakukan pencurian adalah tindakan tidak etis dan illegal, mengapa hal tersebut diperbolehkan?
Lain ahli menganggap honeypot
tidak hanya tidak etis, tetapi merugian dunia komputer yang pada dasarnya
adalah "Building the
better hacker", karena dengan begitu mereka akan melatih
dirinya untuk waspada terhadap honeypot
dan akan selalu berada disekitarnya, sehingga akan semakin sulit untuk mencapai
keamanan sistem yang ideal.
Dalam banyak kasus, penggunaan honeypot tidak dianggap sebagai tidak etis karena mempunyai
keuntungan yang jelas.
Artikel, ‘Combat Virus’ oleh Kurt Kleiner, membuktikan
bahwa pada beberapa sistem, honeypot
diketahui mengandung dan sekaligus melawan virus komputer.
Dalam artikel lain, ‘Using honeypots
to fake out an attacker’, Mark Edmead menuliskan daftar keuntungan secara umum menggunakan
honeypot dalam sistem keamanan.
Honeynet.org adalah
organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran tentang kerentanan di
Internet saat ini dan menjamin penggunaan honeypot
adalah menguntungkan.
Secara umum kita sepakat bahwa hacking adalah tindakan illegal
dan tidak etis, tetapi apakah hacker
yang terjebak dalam honeypot akan
bisa leluasa melakukan kejahatan internet?
Tidak mudah menjawap pertanyaan tersebut, maka dari itu hubungan
pertanyaan diatas terhadap etika penggunaan honeypot
akan selalu menjadi hal yang kontroversial.
Secara liberal, jika saya sebagai pribadi awam, administrator bahkan hacker, setelah membaca sedikit tulisan
diatas, menjadi bingung jika dikaitkan dalam hal illegal atau legal, ethics atau unethics?
Selama honeypot hanya
sebagai bahan edukasi, saya menganggap hal tersebut adalah sah-sah saja, walau akan
sangat beresiko jika ditangani oleh pihak yang tingkat pengetahuannya kurang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar